Ambon, 28 November 2024 – Terjadi dugaan kecurangan yang melibatkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Provinsi Maluku yang disinyalir dapat memengaruhi hasil Pemilihan Gubernur (PJ Gubernur) Maluku. Dugaan tersebut muncul setelah beberapa saksi dan warga setempat melaporkan sejumlah kejanggalan dalam proses pemungutan suara.
Menurut laporan yang diterima oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku, sejumlah petugas KPPS di TPS yang terletak di salah satu wilayah di Kota Ambon diduga tidak menjalankan prosedur yang sudah ditetapkan oleh KPU. Beberapa dugaan kecurangan yang terungkap antara lain adanya penggelembungan suara dan manipulasi daftar pemilih, di mana suara yang seharusnya tidak sah atau tidak valid malah dihitung sebagai suara sah.
Selain itu, sejumlah saksi dari partai politik yang mengikuti pemilu mengklaim bahwa mereka melihat petugas KPPS memberikan surat suara kepada pemilih tanpa pemeriksaan identitas yang sah, serta ada pula laporan tentang pemilih yang diberikan lebih dari satu surat suara meski seharusnya hanya menerima satu.
BACA JUGA:BERITA VIRAL LAINYA DISINI
Seorang saksi di TPS tersebut yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, "Kami melihat ada banyak ketidakberesan dalam pelaksanaan pemungutan suara. Beberapa pemilih bahkan terlihat tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) namun tetap diberikan hak pilih. Kami merasa proses ini tidak adil."
Menanggapi laporan ini, Bawaslu Maluku langsung turun tangan dengan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran tersebut. Ketua Bawaslu Maluku, Zulkifli Said, mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki setiap indikasi kecurangan secara transparan dan objektif. "Kami sudah menerima laporan dari masyarakat dan akan segera melakukan investigasi lebih lanjut. Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memonitor jalannya pemungutan suara di setiap TPS untuk memastikan agar proses pemilu berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan. "Kami terus berkoordinasi dengan Bawaslu untuk memastikan semua tahapan pemilu berlangsung dengan adil dan tidak ada kecurangan," ujar Sekretaris KPU Maluku, Faris Kahar.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemungutan suara di TPS tersebut masih dalam tahappenyelidikan. Jika terbukti ada kecurangan, pihak berwenang berjanji akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menindaklanjuti masalah ini agar tidak mengganggu hasil pemilu.
Pihak kepolisian setempat juga disebutkan akan turut dilibatkan dalam proses penyelidikan jika diperlukan, untuk memastikan tidak ada pihak yang mencoba merusak proses demokrasi di Provinsi Maluku.
Redaksi masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan ini dan siap untuk memberikan informasi terbaru.
Mau konten menarik lainnya?
Editor: Mediaribut
Copyright © Mediaribut
Posting Komentar